belajar identifikasi

langkah pertama apa yang perlu kita lakukan untuk menyelesaikan sebuah masalah? menurut gue sih, identifikasi.

cari tau dulu sumber masalah sebenarnya apa.

setiap permasalahan dalam hidup akan lebih mudah ketemu solusi yang tepat kalau kita berhasil mengidentifikasi inti permasalahannya. termasuk konflik di dalam hubungan dengan orang lain. di mana kadang, banyak konflik eksternal itu terjadi karena ada konflik internal yang belum selesai atau belum teridentifikasi.

makanya, kemampuan identifikasi ini penting.

nah, sebelum mengaplikasikan yang namanya identifikasi ke persoalan besar, ada baiknya kita mulai belajar dari identifikasi permasalahan internal yang ada di dalam diri kita.

menurut gue, enggak ada pelajaran yang lebih berharga dari belajar mengenal dan memahami diri sendiri.

kenapa kita berpikir seperti ini.
kenapa kita merasakan emosi ini.
kenapa kita bersikap seperti ini.

contoh paling mudah, kalau sedang proses belajar mengenali diri sendiri, ketika ada orang berbicara sesuatu yang menyinggung perasaan kita, sebelum buru-buru melontarkan serangan balik, kita akan diam dan merenung.

kenapa ya, kok gue tersinggung. identifikasi internal.

ini yang gue lakukan, at least tiga tahun terakhir. setiap pertanyaan kenapa akan coba gue temukan jawabannya dengan melakukan trace back atau mind-mapping sampai ke kejadian terjauh yang bisa gue inget, yang relevan dengan situasi yang gue alami sekarang.

kalau kita sudah kenal diri sendiri, dan peristiwa yang sama terjadi lagi, kita akan lebih bisa menahan emosi karena kita tau: “oh, trigger-nya ini. inilah kenapa gue selalu tersinggung sama perkataan ini.”

kenapa ya kita takut ini. kenapa ya gue trauma sama hal ini. ada beberapa hal yang mungkin lo takuti dalam hidup atau dengan mudah menyulut emosi lo, tapi lo enggak tau alasan sebenarnya ada apa di balik rasa takut atau rasa marah atau rasa sedih atau rasa apa pun itu yang lo rasakan.

kebanyakan manusia lebih mudah langsung menyalahkan orang lain dan merasa dirinya tidak dimengerti. padahal, bagaimana bisa orang lain memahami kita jika kita sendiri tidak faham siapa kita.

coba deh ambil satu hal atau situasi lalu coba trace back ke masa lalu lo, karena biasanya penyebabnya adalah kejadian yang terjadi di masa lampau. tidak selesai. atau mungkin disepelekan. tapi terekam selamanya. dan akan otomatis keluar ketika terpancing.

contoh, gue selalu merasa lemas dan bergidik setiap kali dengar suara sirene atau apa pun yang bunyinya seperti suara alarm kebakaran di dalam mall. gue bisa berhenti sebentar, jantung gue bisa seperti jatoh ke perut. tapi gue tau, karena waktu kecil gue pernah mengalami momen ketika lagi groceries shopping di salah satu mall di jakarta, tiba-tiba ada kerusuhan dan kabarnya massa lagi mau masuk ke dalam mall. waktu itu bokap langsung narik gue keluar di tengah barang-barang yang berjatuhan, dan kita sempet enggak bisa keluar karena aksesnya udah ditutup rolling door. gue enggak inget persis kejadiannya gimana, tapi rasa takutnya tetap ada.

ini cuma satu contoh. gue yakin lo juga punya banyak hal-hal seperti ini.

saking sukanya gue idenfitikasi sesuatu, atau observasi untuk mengidentifikasi sesuatu. setiap kali ada meeting di kantor, gue cenderung selalu diam dan terlihat tidak aktif. padahal gue sibuk mengobservasi titik permasalahannya di mana. gue biarkan semua orang melemparkan solusi. yang menurut gue masih ada loophole-nya. sampai biasanya di akhir-akhir baru gue bersuara, atau ketika ditanya.

mungkin kebiasaan gue ini bikin geram, karena terlihatnya gue gak “hadir” di suasana meeting. terlihatnya gue pasif dan diam. padahal, gue cuma enggak mau asal lempar jawaban.

coba deh identifikasi. belajar kenali diri sendiri. nanti lama kelamaan lo akan mulai jeli melihat dan mengidentifikasi masalah yang terjadi di sekeliling lo.

Write to you later,
HG.

Transfiguration 01 Story
Words from Hillsong Worship’s Transfiguration. Photo by Stefan Stefancik, Slovak Republic.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s